'Uluwwul Himmah Semangat Berkorban

        

         Bersumber dari Abdullah bin Qais, dari Abu Umayyah al Ghifari; ia berkata,"Kami sedang dalam peperangan. Ketika musuh datang, ada orang yang berteriak di tengah-tengah kami. Mendadak ada seorang lelaki yang tepat berada di depanku. Kepala kudaku hampir menyentuh pantat kudanya. Aku mendengar ia bercakap-cakap dengan dirinya sendiri. Ia bertanya,"Hai diri, apakah kamu tidak menyaksikan  tempat gugurnya para pahlawan syahid?" Lalu dijawab sendiri,"Ya, Aku menyaksikannya. Lalu bagaimana dengan istri dan anak-anakmu?" "Aku menurut saja kepadamu." Tetapi apa kamu tidak ingin aku pulang dengan selamat?" Ia mengulangi lagi pertanyaan," Hai diri! Apakah kamu tidak menyaksikan tempat gugurnya para pahlawan syahid itu?" Lalu dijawab sendiri,"Ya. aku menyaksikannnya. Lalu bagaimana dengan istri dan anak anakmu?" aku menurut saja padamu. Tetapi apa kamu tidak ingin aku pulang dengan selamat?" Ia berkata," Hai diri! Demi Allah,hari ini aku akan pertaruhkan kamu.Entah bagaimana nasibmu."Ia menjawab sendiri, "Hari ini aku siap."
           Ketika kami mulai menyerang musuh,lelaki itu berada di barisan terdepankami.Dan ketika musuh  berbalik menyerang kami sehingga kami terdesak mundur,ia berada di garis pertahanan kami. Ketika kami menyerang mereka lagi, kembali ia berada di barisan terdepan kami. Dan ketika giliran mereka yang menyerang kami sehingga kami terdesak mundur, ia juga berada di garis pertahanan kami. Hal itu terus ia lakukan berulang ulang kali, sampai akhirnya  aku lihat ia tergeletak tak bernyawa. Pada tubuhnya dan juga pada tubuh kudanya aku hitung ada lebih dari enampuluh bekas tusukan senjata tajam.
  Karya Muhammad Ahmad Ismail. The Power of Idea/ Meraih Cita-Cita Dengan Semangat Membara. Dengan judul Asli Uluwwul Himmah. Penerbit Fikr (Robbani Group)

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »
Thanks for your comment