Semakin tinggi cita-cita, maka semakin besar kepayahan yang harus dirasakan oleh tubuh

   Seorang Penyair mengatakan,"Apabila jiwa besar, tubuh akan merasa kepayahan menuruti keinginan-keinginannya"
        Imam Muslim dalam kitabnya shahih Muslim berkata, Yahya bin Abu Katsir mengatakan," Ilmu tidak bisa diperoleh dengan memanjakan badan".
      Semua orang pintar sepakat bahwa kesenangan yang sempurna itu tergantung pada kadar kesulitan yang dialami, dan kenikmatan yag sempurna itu tergantung pada proses ketabahan dalam menanggung beban-beban yang berat. kesenangan, kelezatan dan kenikmatan yang ada di dunia ini hanya bersifat sementara. Sedangkan kesenangan, kelezatan dan kenikmatan yang sejati dan abadi itu ada di surga nanti. (Miftahu Daris-Sa'adah hal. 366-367)
      Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu Ta'ala 'anhu mengatakan "Demi Allah, aku tidak bisa tidur lalu langsung bermimpi. Aku juga tidak berfirasat lalu langsung lupa. Tetapi aku selalu berusaha berada di jalan yang lurus, karena takut menyimpang."Maksudnya, ketika Abu Bakar sedang fokus memerangi orang-orang murtad, berencana melakukan penaklukan-penaklukan, dan mempersiapkan negeri kekhilafahan, ia tidak bisa tidur nyenyak  apalagi bermimpi.
      Fatimah binti Abdul Malik berkata tentang Amirul Mukminin Umar bin Abdul Aziz rahimahullahu ta'ala," Semenjak diangkat sebagai khalifah, aku tidak pernah melihat ia mandi karena jinabat atau mimpi basah."
      Ketika sedang berada dalam penjara, Imam Ahmad pernah berkata kepada putranya, " Putraku , aku telah memberikan latihan berat pada diriku sendiri."
       Buku Karya Muhammad Ahmad Ismail  dengan judul Asli Uluwwul Himmah; 597 halaman Kunjungi kami di  www.toko-alif.com  atau hubungi kami di 085728131277 WA/ SMS atau Pin BBM 54B5271D
Previous
Next Post »
Thanks for your comment