Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wa Sallam bersabda" Barangsiapa yang berhasrat pada suatu kebajikan dan tidak jadi melakukannya, niscaya Allah mencatatnya di sisi-Nya sebagai suatu kebajikan yang sempurna." ( Diriwayatkan oleh Bukhari dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhuma dari Nabi Shalallahu 'alaihi Wa Sallam yang mengutip dari Tuhannya Yang Maha Mulia lagi Maha Agung).
Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wa Sallam bersabda," Barangsiapa yang memohon mati syahid kepada Allah dengan jujur, niscaya Allah akan mengantarkannya pada derajat para syuhada', walaupun ia meninggal dunia di atas tempat tidurnya."( diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud, Nasa'i, dan Ibnu Majah.
Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wa Sallam bersabda tentang hak orang-orang yang berhalangan ambil bagian dalam Perang Tabuk padahal mereka sangat ingin ikut berangkat bersama beliau," Sesungguhnya di Madinah ada beberapa orang yang tetap menyertai kalian menempuh perjalanan dan melintasi jurang, namun mereka tertahan oleh halangan."(diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)
Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wa Sallam juga bersabda,"Setiap orang yang berniat melakukan shalat malam, lalu ia ketiduran, niscaya dicatat untuknya pahala shalatnya. Dan tidurnya merupakan sedekah baginya."(Diriwayatkan oleh Nasa'i dan Abu Daud)
Ia memang tidak sempat menunaikan shalat malam karena ketiduran. Namun pagi-pagi ia berhasil menyusul rombongan orang-orang yang menunaikan shalat malam berkat cita-citanya yang tinggi, hatinya yang bersih, keyakinan yang kuat, dan keikhlasan yang kental. Dalam hal ini seorang penyair mengatakan,
sayang sekali, aku tidak bisa ikut dalam perjalananmu kali ini
aku lihat kamu berjalan dengan tenang
namun tiba dalam rombongan pertama
Sungguh indah kata-kata seorang penyair kepada kafilah haji yang berangkat untuk menunaikan ibadah haji,
Hai para kafilah yang sedang menuju ka'bah
Kalian berangkat dengan fisik
Sementara aku berangkat dengan jiwa
Aku tidak ikut berangkat karena ada udzur
Dan itu sama dengan berangkat
Seorang mukmin bisa meraih derajat kemuliaan karena himmah-nya yang tinggi, sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wa Sallam dalam sabdanya,
"Satu dirham mengalahkan seratus dirham." Para sahabat bertanya," Wahai Rasulullah, bagaimana satu dirham mengalahkan seratus dirham?" Beliau bersabda," Seseorang punya dua dirham lalu ia mengambil yang satu dirham untuk ia sedekahkan. Dan yang lain punya harta banyak, tetapi ia hanya mengambil seratus dirham." (Diriwayatkan oleh Ahmad, An Nasa'i, Ibnu Khuzaimah, ibnu Hibban, dan Al Hakim. isnad hadits hasan)

Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon